Saturday, August 27, 2011

Pesan Bapak BJ Habibie kepada Komisi 1 DPR RI

Berikut adalah catatan jurnal pribadi almarhumah Ibu saya Yoyoh Yusroh dalam rapat dengan Prof.Dr BJ Habibie di komisi 1 DPR RI bulan Januari 2011 yang lalu, yang tersimpan di dalam ipadnya. Saya ingin berbagi untuk pembaca blog saya yang sedikit, semoga bermanfaat.

Saya org tua tapi saya tidak buta, saya bersedih banyak industri strategis yang sudah dibuat diterlantarkan
Saya tidak setuju akan dibuat lapangan golf di dekat puspitek
Kenapa saya datang ke komisi 1, padahal saya baru pulang dari surabaya pukul 10 tadi malam dan baru dapat tidur pukul 1 pagi, karena saya pikir Anda sama dengan orang tua anda....saat yang tepat anda membuat undang-undang ini...
Karena partai yang ada belum tentu 20 tahun yang akan datang masih hidup

Kata bung Karno, kita harus menguasai dan mandiri dalam industri strategis, industri maritim dan industri dirgantara....

Casa itu kecil, tapi persiapan untuk membuatnya sama dengan persiapan membuat Airbus A-300
Mereka bilang kita tidak mentolerir -akan ada Jepang kedua di Asia yaitu Indonesia...saya dengar sendiri kata-kata itu....

Perjuangan anda berat...tapi teruskan untuk kepentingan rakyat

Pesawat tempur...hati hati....
Biasanya pembelian pesawat pertimbangannya:
1. Misinya 2. Savety 3. Cost
Kalau saya, savety dulu, baru cost kemudian misinya.

Kita ini keturunan bangsa penjuang yang tidak mengenal kata menyerah

Anak-anak kita saat ini ada di Eropa, Amerika, Brazil, Turki, dll. Tolong mereka disiapkan untuk berjuang di tanah air, enak benar mereka anak anak kita, kita yang membiayai kita besarkan, setelah pintar mereka dipakai negara lain.
Saya tugaskan orang saya untuk berkordinasi, dimana anak-anak pintar kita sekarang ini, di perusahaan mana mereka berada, perusahaannya seharusnya membayar kepada lembaga yg menyekolahkan mereka. Saya tahu orang tua mereka juga tahu anak anaknya yang pintar itu merupakan ttitipan Allah SWT.

Orang ingin merdeka dan bebas
Banyak negara yang bebas tapi tidak merdeka.
Ada juga negara yang merdeka tapi tidak bebas.
Jangan kira Bung Karno tidak merindukan kebebasan
Jangan kira pak Harto tidak merindukan kebebasan..

Yugoslavia dulu satu sekarang jadi 7... Dulu 1 negara sekarang terpecah menjadi 7 negara.
Soviet sekarang hancur, Jerman bebas karena ditebus dengan 2 kali perang saudara
Saya apresiasi jika anda dapat membuatnya sekarang, mumpung saya masih bisa melihat yang salah....

Ada yang saya rindukan adalah saya belum bisa ikut dengan ibu Ainun...

3 comments:

Ayunda Afifa said...

Sedih, bangga, terbangun, tersadarkan, semuanya jadi satu begitu membaca ini. Thanks Ja, terima kasih untuk Almarhumah Ibundanya Ija, dan tentunya terima kasih Pak Habibie. Sebaik-baiknya tawaran pekerjaan di negeri seberang, tentu lebih baik bekerja dan berjuang untuk negeri sendiri.

Anonymous said...

mutiara dalam kubangan lumpur

Anonymous said...

Semoga banyak Anak bangsa ini yg segera tersadar...... Izin Share akh Izza....